Ini Yang Harus Dilakukan Liverpool Jika Ingin Bangkit Dari Keterpurukan

Posted by admin - Mar-10-2021
Ini Yang Harus Dilakukan Liverpool Jika Ingin Bangkit Dari Keterpurukan

Liverpool sedang terpuruk, terlihat jelas dari serangkaian hasil buruk yang didapat. Terkait ini, Bek Kanan andalan klub, Trent-Alexander Arnold mengungkapkan solusi yang bisa jadi jalan keluar dari keterpurukan ini.

Lima kekalahan kandang secara beruntun ditelan pasukan Jurgen Klopp yang mana itu adalah rekor kandang terburuk dalam sejarah klub. Kekalahan terbaru ditelan saat mereka berhadapan dengan Chelsea dalam lanjutan Premier League Jum’at kemarin (05/03).

Dalam duel tersebut, Tim Marseyside takluk dengan skor akhir 0-1, dimana gol semata wayang dicetak Mason Mount pada akhir babak pertama.

Tak sekedar kalah, Liverpool juga tampil buruk sejak menit pertama, bahkan tercatat hanya satu tembakan tepat sasaran yang mengarah ke gawang Chelsea sepanjang laga.

Kekalahan tersebut tentu saja berimpak pada posisi klub di klasemen sementara, dimana The Reds kini terlempar hingga peringkat ke-7 dan terpaut empat poin dari 4 besar.

Bek kanan Liverpool, Trent Alexander Arnold tak ingin mencari alasan kekalahan timnya, dia mengakui bahwa The Reds memang layak kalah. Namun, begitu kekalahan dan keterpurukan ini harus segera diatasi agar bisa meraih hasil bagus dalam laga-laga berikutnya melawan Fulham.

“Sulit untuk diterima. Ini adalah pertandingan yang kami perlu kami menangkan. Tapi tidak ada yang bisa kita lakukan sekarang, kecuali belajar darinya dan bangkit pada Minggu nanti,”

“Saya pikir kami bermain cukup baik – kami tidak menciptakan banyak peluang, mereka menghalangi kami. Ini salah satu laga yang membuat frustrasi. Saya rasa kami tidak layak menang,” ujar Alexander-Arnold di laman resmi klub.

Prediksi Bola Lengkap – Lebih lanjut, pemain Timnas Inggris ini mengaku kebingungan terhadap alasan dibalik performa buruk timnya dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Kami harus bermain secara natural. Sulit ketika ada yang salah. Anda mulai terlalu banyak berpikir dan mencoba menemukan apa itu, dan mencoba dan memperbaikinya secepat mungkin,”

“Saya pikir begitu kami kembali ke ritme dan memenangkan pertandingan, maka tidak apa-apa.Namun, itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan,” tutur Alexander-Arnold.

In:
No Comments yet, be the first to reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *